PEMKAB BUSEL BERDAYAKAN PENJAHIT LOKAL BUAT MASKER

Pembaca : 234 | Kategori : Berita | Penulis : Administrator

Dalam rangka memutus mata rantai virus corona (COVID-19), masyarakat diimbau untuk tetap menggunakan masker khususnya saat beraktivitas di luar rumah. Meningkatnya kebutuhan masyarakat akan penggunaan masker membuat beberapa daerah mengalami kelangkaan. Seperti halnya di Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara.

 

Untuk mengatasi itu, Pemkab Busel melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memberdayakan puluhan penjahit lokal untuk membuat masker kain atau masker nonmedis.

 

“Pemkab memberdayakan penjahit yang ada setiap kecamatan. Ada 15 penjahit untuk sementara 4000 yang dibuat,” kata Kepala Disperindag Busel, La Hardin kepada Publiksatu.co via Whatsapp, Jumat (10/4/2020).

 

“Sesuai instruksi pak bupati, jika semuanya sudah siap, secepatnya akan segera didistribusikan,” sambungnya singkat.

 

Sementara itu Bupati Busel, H La Ode Arusani sudah menganjurkan seluruh masyarakatnya untuk tetap di rumah dan selalu menerapkan social distancing ataupun physical distance. Sebab, untuk mencegah virus tersebut harus melalui kerjasama dan kesadaran seluruh elemen masyarakat.

 

“Jangan dulu berkumpul-kumpul. Kalaupun nanti terpaksa keluar rumah karena ada yang tidak bisa ditunda, itu harus selalu pakai masker dan jaga kesehatan,” imbau Bupati Arusani saat ditemui beberapa waktu lalu di ruang kerjanya.

 

Perlu diketahui, masker jadi salah satu cara pencegahan virus corona, namun jika dipakai yang salah justru akan mempermudah penyebaran virus. Penggunaan masker akan efektif jika dibarengi dengan mencuci tangan secara rutin. Cuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol.

 

Penggunaan masker ini juga sudah diatur dalam protokol kesehatan sesuai anjuran WHO.

 

Sumber : https://publiksatu.co/2020/04/10/pemkab-busel-berdayakan-penjahit-lokal-buat-masker-187892